JavaScript Menu Powered by ?
Website Resmi Pemerintah Kota Salatiga


Link
LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik)

KPU Kota Salatiga

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kota Salatiga

Badan Pembinaan Hukum Nasional

Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah
 
Berita   Nostalgia Salatiga: Arsitektur Terminal Tamansari Mirip Tiga Pasar di Semarang

Senin, 17 Maret 2014
Nostalgia Salatiga: Arsitektur Terminal Tamansari Mirip Tiga Pasar di Semarang

SALATIGA - Di masa lalu Kota Salatiga pernah memiliki sebuah terminal bus yang disebut-sebut terindah di eranya. Terminal tersebut terletak di Jalan Jenderal Sudirman. Masyarakat menyebutnya Terminal Bus Tamansari. Bangunan terminal merupakan hasil kreativitas dari arsitek perancangnya dalam melakukan penyesuaian terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Eddy Supangkat, dalam bukunya Salatiga Sketsa Kota Lama menuliskan, kondisi geografis Salatiga yang banyak cekungan dan tanjakan mampu dijadikan inspirasi oleh arsitek dalam membangun terminal. Mengingat adanya perbedaan ketinggian tanah yang cukup signifikan, bangunan terminal dibuat bertingkat. Lantai dasar bangunan dibuat untuk parkir bus yang dilengkapi dengan ruang tunggu penumpang. Sementara, di lantai atas dijadikan rumah makan dan toko penjual suvenir.

Atap terminal yang terbuat dari beton sekaligus menjadi pelataran bagi para pengunjung rumah makan. Sambil menyantap hidangan, para pengunjung bisa menikmati keindahan Gunung Merbabu dan Telomoyo di sebelah selatan dan kebun binatang di sisi utara. Rumah makan yang beruntung menempati adalah Rumah Makan Noes yang menyajikan masakan padang. Bila malam tiba, maka lagu-lagu Batak diputar dari dalam rumah makan yang suaranya terdengar hingga rumah-rumah penduduk yang tinggal di sekitar terminal.

Sayangnya, tidak diketahui secara persis kapan pembangunan terminal dilakukan berikut dengan arsitek perancangnya. Namun Eddy menyakini, pembangunan terminal dilakukan setelah Indonesia merdeka.

Thomas Karsten
Diyakini, pembangunan terminal sendiri merupakan hasil konsultasi dengan Herman Thomas Karsten (1884-1945), seorang arsitek kenamaan asal Belanda yang juga menjadi peletak dasar-dasar perencanaan kota di Semarang.

Hal itu dilihat bentuk fisik bagunan serta gaya arsitektur memiliki kemiripan dengan tiga pasar di Kota Semarang, yakni Pasar Jatingaleh (1930), Pasar Randusari (1930) dan Pasar Johar (1933). Anggapan itu semakin kuat mengingat Karsten juga merancang RS St Elisabeth (1926). Sebab, saat membangun rumah sakit di kawasan Candi Baru, Semarang tersebut Karsten juga dihadapkan dengan kendala geografis yang sama dengan Terminal Bus Tamansari, yakni lahan yang berbukit.

Jika benar pembangunan dilakukan beberapa tahun setelah Indonesia merdeka, teori tersebut sedikit diragukan mengingat arsitek lulusan Technische Hoogeschool di Delft tersebut meninggal dalam camp interniran Jepang di Cimahi pada 1945. Apalagi dalam buku Arsitektur Kolonial Belanda di Indonesia karya Yulianto Sumalyo yang diterbitkan Gadjah Mada University Press (1993), Karsten disebutkan sama sekali tidak meninggalkan jejak arsitektur di Kota Salatiga.

Yang pasti, sejak 1979, masyarakat Kota Salatiga sudah tidak bisa lagi menjumpai terminal yang artistik ini. Pemkot memutuskan untuk memindahkan terminal ke Soka, Sidorejo. Alasan Pemkot saat itu agar bus-bus tidak masuk ke dalam kota. Pada tahun 2000, terminal kembali dipindah ke daerah Tingkir hingga saat ini. Sementara di lokasi Terminal Bus Tamansari saat ini dibangun kompleks pertokoan Tamansari Shopping Center. (Dian Chandra-64)


Sumber: Suara Merdeka, Senin Kliwon, 17 Maret 2014, halaman 30

Berita ini telah dibuka sebanyak 1169 kali. 

2014-03-17_NostalgiaSalatigaArsitekturTerminalTamansariMiripTigaPasarDiSemarang.jpg




« Daftar Berita







  Radio Streaming Radio Suara Salatiga
Suara Salatiga
Radio Suara Salatiga 99.9 FM
- Live Streaming -





Info Penting

»Salatiga Dalam Angka Tahun 2009
 (3.081.304 bytes)

»Salatiga Dalam Angka Tahun 2011
 (7.073.363 bytes)

»Salatiga Dalam Angka Tahun 2012
 (8.173.109 bytes)

»Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2016
 (3.880.127 bytes)

»Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2005-2025
 (482.317 bytes)

»Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2016
 (2.855.027 bytes)

»Data Pembangunan Tahun 2015
 (7.038.446 bytes)

»Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2017
 (3.971.838 bytes)

[Dikirim oleh: Bappeda]


  © 2011- 2016 Pemerintah Kota Salatiga   Kontak: humas@salatigakota.go.id